Label

Tampilkan postingan dengan label TANI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TANI. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Februari 2011

cara pemupukan

CARA PEMAKAIAN PUPUK  BIO ORGANIK   
HERBAFARM     
PRODUKSI PT SIDO MUNCUL
 RP. 66.500,..

PETUNJUK UMUM

1.     Penyemprotan. atau penyiraman jangan dilakukan pada saat matahari terik,   jam 09.00 pagi kebawah atau jam .16.00 sore keatas.
2.  Penyemprotan atau penyiraman tidak bisa dicampur dengan Pestisida, Fungisida, Herbisida Kimia
3.  Tangki semprot yang habis di pakai untuk menyemprot racun kimia, harus dibersihkan di cuci dengan sabun lalu kemudian di keringkan setelah ltu baru dipakai
4.   Penyemprotan usahakan kena tanah, batang dan daun
5. Penggunaan Pupuk Herbafarm tidak boleh bersamaan dengan pestisida atau pupuk Kimia,  stelah menggunakan Pupuk Kimia atau Pestisida diselang 3 – 7  hari baru pupuk Herbafarm atau sebaliknya
6. Hasil maksimal bisa dicapai bila penggunaan Pupuk Herbafarm bersamaan dengan pupuk Kandang atau Pupuk Kompos
7.  Untuk ¼ Ha,  tangki yang digunakan 6 tangki dengan isi tangki 14 liter

TANAMAN PADI DAN JAGUNG


jagung
padi
>    1 (satu ) Ha menghabiskan pupuk Herbafarm 6 (enam) Liter
>   Olah Lahan 2 (dua) Liter, dengan Dosis 10 Tutup (100 ml) /Tangki (14liter)
>  Benih direndam dengan Pupuk Herbafarm 3 Tutup dengan 3 liter   air selama 3 jam
>   Umur 10 HST (hari setetah tanam) 5 Tutup (50 ml) / Tangki (14 liter)
>   Umur 20 HST (hari setetah tanam) 5 Tutup (50 ml) / Tangki (14 liter)
>   Umur 30 HST (hari setetah tanam) 5 Tutup (50 ml) / Tangki (14 liter)
>   Umur 40 HST (hari setetah tanam) 5 Tutup (50 ml) / Tangki (14 liter)
> Untuk Tanaman yang bermasalah Dosis Penggunaan pupuk Herbafarm Di tambah dari 5 tutup/tangki menjadi 10 Tutup/tangki
>    Penggunaan Pupuk Kimia di kurangi  50 %

TANAMAN SAYUR SAYURAN

terong

gambas

timun

PERLAKUAN BENIH :
>     3 tutup dicampur 2 liter  air digunakan untuk merendam benih selama 1 jam
PENGOLAHAN LAHAN :
>     setelah lahan siap untuk ditanam, semprot dengan 5 tutup tangki (14 liter)  lalu kemudian biarkan selama 3hari
PEMELIHARAAN TANAMAN  :
>     5 tutup/tangki (14 liter) disemprotkan pada Permukaan d4un, Batang dan Tanah sekitar tanaman, setiap 7 hari sekali
>      Penggunaan pupuk Kimia di kurangi 5O %


TANAMAN CABE, TOMAT DAN SEMANGKA


cabai

tomat

semangka
              
PERLAKUAN  BENIH
>     3 tutup dicampu.r 2 liter air digunakan untuk nerendan benih selama  1 jam
>    Benih disemprot setiap 5 hari sekali dengan dosis 3 tutup/tengki (14 liter) setelah mempunyai  4 helai daun siap untuk pindah tanam
PENGOL.AH AN LAHAN  :
Setelah lahan siap untuk ditanam sebelum ditutup mulsa, semprot dengan 5 tutup/tangki (14 liter) lalu kemudian tutup dengan mulsa lalu di airi dan biarkan selama 3 hari
PEMELIHARAAN  TANAMAN  ;
>    5 tutup t/tangki (14liter) di semprotkan pada permukaan daun, batang dan tanah sekitar tanaman, setiap 10 hari sekali
>   untuk tanaman yang bermasalah dosis di tambah, yaitu: 7 tutup/tangki (14 liter) pada permukaan daun, batang dan tanah sekitar tanaman, setiap 5 hari sekali
>   penggunaan pupuk kimaia dikurangi 50%
Halaman.  4
TANAMAT, KARET, KOPT, COKLAT
kopi

sawit

karet
                                                                       
coklat


>   Untuk tanaman  yang belum menghasilkan Penggunaan Pupuk Herbafarm 1/2 dari dosis Tanaman yang sudah' Produksi,
>     Untuk tanaman yang sudah  produksi 5 tutup dicampur dengan 3 liter air untuk satu batang tanaman, disiramkan dipangkal tanaman dan pinggiran tanaman ½ (setengah) meter daripangkal tanaman disiram keliling
>    15 hari kemudian 2 (dua) tutup dicampur 3 liter air untuk satu  batang tanaman disiramkan dipangkal tanaman dan pingiran tanaman0.5(setengah) meter dari pangkal tanaman disiram keliling
>    Untuk Tanaman yang bermasalah dosis ditambah menjadi 8 tutup untuk satu batang tanaman
>    Ulangi setiap 2 bulan sekali, 2 (dua) tutup dicampur 3 liter air untuk satu batang tanaman disiramkan dipangkal tanaman dan pinggiran tanaman  ½ (setengah) meter dari pangkal tanaman disiram keliling
>    Penggunaan pupuk kimia dikurangi 50%

>    Untuk tanaman yang belum menghasilkan Penggunaan Pupuk Herbafarm ½ dari dari dosis Tanaman yang sudah Produksi,
>       Untuk tanaman yang sudah produksi 10 tutup dicampur dengan 3liter air untuk satu batang tanaman, disiramkan dipangkal tanaman dan pinggiran tanaman ½  (setengah) meter dari pangkal ternaman disiram keliling
>     15 hari kemudian 5 (dua) tutup dicampur 3 liter air untuk satu batang tanaman disiramkan dipangkal tanaman dan pinggiran tanaman  ½ (setengah) meter dari pangkal tanaman disiramkeliling
'>      Untuk Tanaman yang bermasalah dosis ditambah menjadi 15 tutup untuk satu batang tanaman
>      Ulangi setiap 5 bulan sekaii, 2 (dua) tutup dicampur 3 liter air untuk satu batang tanaman dtsiramkan dipangkal tanaman dan pinggiran tanaman ½ (setengah) meter dari pangkal tanaman disiram keliling
>      Penggunaan pupuk kimia dikurangi 50 %





TANAMAN SINGKONG
singkong

singkong
1 (satu) Hetar Menghabiskan 6 (enam ) liter Herbafah sampai panen
lebih banyak lebih bagus.

PERLAKUI\N BENIH
>     Benih di rendam dengan menggunakan Pupuk Herbafarm satu banding satu, 5 (lima) tutup di campur dengan 5 (lima) liter  air selama  3 jam, atau sebelum ditanam Oicelupkan dengan larutan Herbafarm

PENGOLAHAN  LAHAN
>       Olah lahan menghabiskan 2 liter,  dengan dosis 20 tutup / botol herbafarm / tangki 14 literan, lalu diamkan selama 1 minggu kemudian benih di tanam

PEMELIHARAAN TANAMAN
>       usia 2 bulan menghabiskan 2 liter, dengan dosis 20 tutup botol herbafarm / tangki 14 literan
>       usia 4 bulan menghabiskan 2 liter, dengan dosis 20 tutup botol herbafarm  / tangki 14 literan
>       Penggunaan pupuk kimia dikurangi 50%



Jumat, 04 Februari 2011

HAMA LUNDI SUDAH MENYERANG RUMBIA

 

 

Setop Hama dengan Pupuk Fermentasi

COPAS Radar lamteng 

   Hama lundi yang menyerang tanaman singkong disebabkan minimnya pengetahuan petani dalam memproses pupuk kandang. Umumnya, petani langsung memupuk tanaman singkong tanpa melakukan  fermentasi.

   ’’Padahal penggunaan pupuk kandang tanpa proses fermentasi justru mempercepat perkembangbiakan hama lundi yang masuk sebagai organisme pengganggu tanaman (OPT),’’  kata Kabid Rehabilitasi dan Perlindungan Tanaman Ir. Rismunandar mewakili Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Lampung Tengah Ir. Zulkifli.
Sementara, lanjut Rismunandar, terkait informasi ada tanaman singkong warga yang terserang hama lundi, pihaknya segera berkoordinasi dengan petugas POPT (pengamat organisme pengganggu tanaman) untuk meninjau lokasi di Rumbia.

    Menurut Rismunandar, hama lundi menyerang tanaman singkong umur 15 hari hingga hampir panen. Bagian yang diserang adalah pangkal batang dengan memakan akar dan kulit batang bagian bawah, sehingga tanaman menjadi layu dan mati.

    Ia meminta agar hama lundi diwaspadai para petani, khususnya yang memiliki tanaman singkong. Dikatakan Rismunandar, penyebaran hama lundi dapat dicegah melalui beberapa cara. Yakni untuk fase uretnya yang masih berada di dalam tanah dapat menggunakan pestisida berbahan aktif karbofuran dengan formulasi granul dan konsentrasi 1,5–2 gram/lubang stek.


    Kemudian untuk serangan yang lebih berat, pada fase imago dapat menggunakan pestisida berbahan aktif endosulfan dan karbaril. Penyemprotan dengan bahan pestisida itu dianjurkan dimulai pukul 16.00–17.00 WIB karena hama itu mulai aktif bergerak dan makan.    
    Di samping itu, petani dapat menggunakan pupuk kandang yang telah diproses untuk memupuk tanaman singkong menggunakan dolomit, menggunakan pestisida nabati untuk serangan sangat ringan, dan melakukan gropyokan.

    Diketahui, hama lundi sudah mulai menyerang di Kecamatan Rumbia seluas 75 hektare dan Kecamatan Buminabung seluas 45 hektare. Hanya, untuk sementara ini tingkat serangan masih dalam intensitas ringan.

    Sebelumnya, petani singkong yang berada di Kecamatan Rumbia merasa resah karena ada hama lundi yang menyerang tanaman singkong mereka.

    Dengan adanya hama lundi yang masih tergolong baru menyerang tanaman singkong yang berada di Rumbia, diduga dapat mengakibatkan kegagalan panen 40%– 60%.

     Seperti dikatakan Suparman (45), petani singkong yang berada di Kampung Reksobinangun dan Marsun (40), petani singkong Kampung Ruktibasuki, Kecamatan Rumbia.

    ’’Hama lundi baru kali pertama ini menyerang tanaman singkong di daerah kami. Hama ini tergolong ganas. Karena bukan hanya tanaman singkong yang sudah mulai berbuah yang diserang. Tanaman berumur muda pun bisa habis dimakan lundi,” tutur Suparman. (rnn/c2/ary)